• Informasi : Nomor telepon KKI yang dapat dihubungi adalah 021-31923198. Untuk informasi STR tekan 2, informasi Adaptasi dan Alih Iptek tekan 3, informasi Certificate of Good Standing (CoG) tekan 4, informasi pengaduan dugaan pelanggaran disiplin kedokteran tekan 5, dan untuk operator tekan 0. Informasi terkait STR dokter dan dokter gigi dapat menghubungi nomor whatsapp di 0811 1310 2211. Pegawai Sekretariat KKI tidak menerima pemberian gratifikasi berupa apapun - Informasi : Proses STR paling lama 14 (empat belas ) hari kerja sejak berkas disetujui. Terima Kasih. •

• Informasi : Nomor telepon KKI yang dapat dihubungi adalah 021-31923198. Untuk informasi STR tekan 2, informasi Adaptasi dan Alih Iptek tekan 3, informasi Certificate of Good Standing (CoG) tekan 4, informasi pengaduan dugaan pelanggaran disiplin kedokteran tekan 5, dan untuk operator tekan 0. Informasi terkait STR dokter dan dokter gigi dapat menghubungi nomor whatsapp di 0811 1310 2211. Pegawai Sekretariat KKI tidak menerima pemberian gratifikasi berupa apapun - Informasi : Proses STR paling lama 14 (empat belas ) hari kerja sejak berkas disetujui. Terima Kasih. •


Desk Evaluation Program Studi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Wahid Hadsyim dan Universitas Katholik Soegijapranata, Semarang

11 Januari 2022 09:56:17



Desk Evaluation merupakan salah satu tahapan yang harus dilalui bagi sebuah Fakultas Kedokteran di Indonesia untuk mendapatkan rekomendasi pembukaan program studi baru. Tahap ini dilakukan setelah calon program studi (prodi) mengajukan proposal kepada Konsil Kedokteran Indonesia (KKI), yang selanjutnya tahap desk evaluation, visitasi dan pemberian rekomendasi.

Tanggal 10 Januari 2022, KKI menyelenggarakan Desk Evaluation Prodi Pendidikan Dokter, Fakultas Kedokteran Universitas Wahid Hadsyim dan Universitas Katholik Soegijapranata, Semarang, Jawa Tengah, secara telekonferensi. Ketua Divisi Pendidikan KK, Prof. Dr. dr. Bachtiar Murtala, Sp.Rad(K) yang sebagai pemimpin rapat menjelaskan sekilas mengenai penerbitan rekomendasi pembukaan dan penutupan prodi dokter sesuai dengan Perkonsil Nomor 15 Tahun 2013 di awal pembahasan.

Ketua KKI, dr. Putu Moda Arsana, Sp.PD-KEMD., FINASIM, juga berpesan dengan adanya MEA, Prodi Kedokteran bisa menghasilkan dokter yang kompeten, dan mampu bersaing dengan dokter asing. Ditambah dengan tantangan yang ada sekarang ini, terbatasnya tatap muka antara anak didik dan tenaga pengajar harus segera diantisipasi dengan pemanfaatan teknologi yang berkembang cepat. 

Kedua universitas melakukan presentasi di sesi yang berbeda mengenai visi, misi, Sumber Daya Manusia, metode pembelajaran, mata kuliah, penjaminan mutu, penelitian, sarana dan prasarana, dan rumah sakit pendidikan yang bekerjasama. Sesi pertama diperuntukkan FK Unwahas yang dilanjutkan sesi tanya jawab. Sesi kedua untuk FK Unika Soegijapranata yang juga dilanjutkan dengan sesi tanya jawab antara jajaran Unika dan KKI.

Dr. Mariatul Fadilah, MARS, PhD, Anggota Divisi Pendidikan Konsil Kedokteran, memberikan beberapa masukan pada proposal dari masing-masing calon prodi. Acara ini dihadiri oleh Dekan diwakili oleh Dekan Fakultas masing-masing, yaitu Dekan FK Unwahas, dr. Sudaryanto, M.Pd.Ked, beserta jajarannya dan Dekan FK Unika Soegijapranata, dr. Indra Adi Susianto, SpOG, MSi.Med beserta jajarannya, Konsilor KKI dan Sekretariat KKI. (AA)

 

Dibaca : 2288 kali | Sumber : Humas KKI | File :

Share |

Berita Lainnya

27 April 2022 10:48:36
17 April 2022 00:00:00
18 Maret 2022 00:00:00
15 Maret 2022 21:30:18