• Informasi : Nomor telepon KKI yang dapat dihubungi adalah 021-31923191 dan 021-31923193. Untuk informasi STR tekan 2, informasi Adaptasi dan Alih Iptek tekan 3, informasi Certificate of Good Standing (CoG) tekan 4, informasi pengaduan dugaan pelanggaran disiplin kedokteran tekan 5, dan untuk operator tekan 0. Informasi terkait STR dokter dan dokter gigi dapat menghubungi nomor whatsapp di 0811 1310 2211 & 0811 1310 2210. Pegawai Sekretariat KKI tidak menerima pemberian gratifikasi berupa apapun - Informasi : Proses STR paling lama 14 (empat belas ) hari kerja sejak berkas disetujui. Terima Kasih. •
 

Sarasehan Dasawarsa Konsil Kedokteran Indonesia Tahun 2015

20 Mei 2015 00:00:00


Sarasehan Dasawarsa Konsil Kedokteran Indonesia Tahun 2015, Jakarta, 20 Mei 2015

Hari Rabu, 20 Mei 2015 Konsil Kedokteran Indonesia (KKI) mengadakan acara Sarasehan dalam rangka Ulang Tahun KKI mencapai usia Dasawarsa. Tema Sarasehan adalah “Kemandirian Pengaturan Profesi Kedokteran (Dokter dan Dokter Gigi) dalam Menghadapi Tantangan Masa Kini dan Mendatang” dalam bentuk dialog yang diselenggarakan di Gedung Kantor Konsil Kedokteran Indonesia, Jl.Teuku Cik Ditiro No.6 Gondangdia, Menteng, Jakarta Pusat.

Acara dibuka oleh Ketua Konsil Kedokteran Indonesia, Prof. Dr. dr. Bambang Supriyatno, Sp.A (K). Sebagai salah satu komponen utama pelayanan kesehatan, profesi kedokteran perlu memiliki kemandirian dalam pengaturannya. Hal tersebut ditujukan untuk menjaga mutu profesi kedokteran sehingga dapat menjamin perlindungan kepada masyarakat. Pengaturan tersebut dilakukan oleh Konsil Kedokteran Indonesia (KKI) sebagai badan otonom, mandiri dan bersifat independen serta bertanggungjawab langsung kepada Presiden RI sesuai amanah Undang-Undang Praktik Kedokteran No. 29 Tahun 2004.

Tujuan sarasehan adalah merevitalisasi keberadaan dan tugas KKI dalam memberikan kepastian hukum bagi dokter dan dokter gigi untuk perlindungan masyarakat dan keselamatan pasien, dengan beberapa topik yang dibahas adalah :

1.      Pentingnya Kemandirian Badan Yang Berfungsi Mengatur Profesi Kedokteran (Dokter dan Dokter Gigi) di Indonesia disampaikan oleh Prof. dr. Mulyohadi Ali, Ph.D (Ketua Divisi Pembinaan  Konsil Kedokteran KKI Periode Tugas tahun 2005-2009, Ketua KIDI   Tahun 2008-2013).

2.      Tantangan Yang Dihadapi Dalam Kemandirian Pengaturan Profesi Kedokteran di Indonesia Pada Era Global dan Menjelang Masyarakat Ekonomi Asean 2015, oleh Prof. Dr. Hardyanto Soebono, dr., Sp.KK (Ketua Konsil Kedokteran KKI periode tugas tahun 2009-2014).

3.      Harapan Masyarakat Terhadap Keberadaan Konsil Kedokteran Indonesia Dalam Melakukan Pengaturan Praktik Kedokteran Untuk Melindungi Pasien,  oleh Dr.Irwan Yuliato, MPH

Penanggap pada sesi diskusi adalah Prof. Farid Anfasa Moeloek, dr. SpOG(K) (Menteri Kesehatan RI Periode Tugas Tahun 2000-2005, Ketua Konsil Kedokteran KKI Periode tahun 2005-2009) dan Prof. Dr. Menaldi Rasmin, dr. Sp.P (Ketua Konsil Kedokteran Indonesia periode tahun 2009-2014) dengan moderator Dr. dr. Sukman Tulus Putra, Sp. A (K), FACC, FESS.

Tamu undangan terdiri dari Para anggota KKI periode 2005-2009, KKI periode 2009-2014, Anggota MKDKI periode 2006-2011, MKDKI periode 2011-2016, Para Pemangku Kepentingan dan Sekretaris KKI periode sebelumnya.

Acara ditutup dengan foto bersama dan ramah-tamah.

 

HUMAS SET KKI

Dibaca : 6077 kali | Sumber : Humas KKI | File :

Share |

Berita Lainnya

09 September 2019 00:00:00
09 Agustus 2019 00:00:00
09 Agustus 2019 00:00:00
25 Juni 2019 00:00:00