• Informasi : Nomor telepon KKI yang dapat dihubungi adalah 021-31923191 dan 021-31923193. Untuk informasi STR tekan 2, informasi Adaptasi dan Alih Iptek tekan 3, informasi Certificate of Good Standing (CoG) tekan 4, informasi pengaduan dugaan pelanggaran disiplin kedokteran tekan 5, dan untuk operator tekan 0. Informasi terkait STR dokter dan dokter gigi dapat menghubungi nomor whatsapp di 0811 1310 2211 & 0811 1310 2210. Pegawai Sekretariat KKI tidak menerima pemberian gratifikasi berupa apapun - Informasi : Proses STR paling lama 14 (empat belas ) hari kerja sejak berkas disetujui. Terima Kasih. •
 

Rapat Koordinasi Konsil Kedokteran Indonesia dan Pemangku Kepentingan Wilayah Indonesia Barat dan Tengah

14 Oktober 2014 00:00:00


Rapat Koordinasi Konsil Kedokteran Indonesia dan Pemangku Kepentingan Wilayah Indonesia Barat dan Tengah, Yogyakarta, 12 - 14 Oktober 2015

Lindungi Masyarakat dengan Kompetensi Dokter

 

Jakarta, 12 Oktober 2014

 

Hari ini (12/10) sebanyak 200 undangan sebagai pemangku kepentingan bidang kesehatan bertemu di DI Yogyakarta. Pertemuan membahas tentang perlindungan kepada masyarakat terkait pelaksanaan praktik kedokteran. Pertemuan ini digagas Konsil Kedokteran Indonesia (KKI) dalam bentuk rapat koordinasi KKI dengan pemangku kepentingan wilayah Indonesia Barat dan Tengah.

 

Sekretaris KKI drg. Astrid, MH.Kes mengatakan bahwa dalam rangka melindungi masyarakat, KKI melaksanakan perannya untuk mengawal kompetensi dokter/dokter gigi yang diwujudkan melalui pengaturan oleh KKI, antara lain regulasi tentang :

 

·         Registrasi ulang

·         Letter of Goodstanding (LoG)

·         Tata cara penanganan dugaan pelanggaran disiplin profesi dokter/dokter gigi.

 

Menurut drg. Astrid, dengan pertemuan ini diharapkan tumbuh pemahaman yang lebih komprehensif terhadap berbagai aspek peraturan perundang-undangan pelaksanaan sebagai upaya untuk perlindungan pasien dan peningkatan mutu pelayanan medis.

 

Pertemuan yang berlangsung pada tanggal 12 – 14 Oktober 2014 ini akan diisi paparan, diantaranya mengenai Kebijakan Pemerintah tentang Pendayagunaan Tenaga Kesehatan WNA; Kebijakan Dikti dalam Penyetaraan Pendidikan Profesi Dokter dan Dokter Gigi WNI/WNA Lulusan Luar Negeri; dan Pandangan Praktisi Medis dalam penyaringan pemberian ijin praktik kepada dokter dan dokter gigi.

 

Kegiatan Rakor ini diselenggarakan oleh KKI dan dihadiri oleh Kepala Dinas Kesehatan, Dekan Fakultas Kedokteran dan Kedokteran Gigi, Ketua PB-IDI, Ketua PB-PDGI, perwakilan Majelis Kehormatan Disiplin Kedokteran Indonesia (MKDKI), serta Kolegium-Kolegium di seluruh wilayah barat dan tengah. 

Dibaca : 5941 kali | Sumber : Konsil Kedokteran Indonesia | File :

Share |

Berita Lainnya

25 Juni 2019 00:00:00
04 Juni 2019 00:00:00
28 Mei 2019 00:00:00
28 Mei 2019 00:00:00