• Informasi : Nomor telepon KKI yang dapat dihubungi adalah 021-31923191 dan 021-31923193. Untuk informasi STR tekan 2, informasi Adaptasi dan Alih Iptek tekan 3, informasi Certificate of Good Standing (CoG) tekan 4, informasi pengaduan dugaan pelanggaran disiplin kedokteran tekan 5, dan untuk operator tekan 0. Informasi terkait STR dokter dan dokter gigi dapat menghubungi nomor whatsapp di 0811 1310 2211 & 0811 1310 2210. Pegawai Sekretariat KKI tidak menerima pemberian gratifikasi berupa apapun - Informasi : Proses STR paling lama 14 (empat belas ) hari kerja sejak berkas disetujui. Terima Kasih. •
 

Monev dan Pembinaan Implementasi Registrasi Dokter dan Dokter Gigi di Sumatera Barat

14 Desember 2018 00:00:00


Monev dan Pembinaan Implementasi Registrasi Dokter dan Dokter Gigi di Sumatera Barat

Konsil Kedokteran Indonesia (KKI) melaksanakan kegiatan monitoring dan evaluasi serta pembinaan implementasi registrasi dokter dan dokter gigi di Padang, Sumatera Barat pada hari Senin (10/12) di Aula Dinas Kesehatan jalan Perintis Kemerdekaan, Jati, Padang. Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang dr. Hj. Merry Yuliesday, MARS dalam sambutannya mengucapkan selamat datang dan berterima kasih atas kehadiran Divisi Registrasi dan Divisi Pembinaan KKI. “Ini merupakan suatu kehormatan karena KKI berkenan berkunjung ke Kota Padang. Kami berharap pertemuan ini dapat meningkatkan pemahaman dokter dan dokter gigi dalam menjalankan praktik kedokteran karena pelaksanaan praktik kedokteran dapat berimplikasi terhadap pelanggaran disiplin praktik kedokteran”, ungkap dr. Merry.

Ketua Divisi Pembinaan Konsil Kedokteran Gigi Dr. drg Zaura Anggraini, MDS menyampaikan materi dengan topik “Pembinaan dan Pengawasan Disiplin Profesi Dokter dan Dokter Gigi (Perkonsil 50 Tahun 2017)”. Beliau mengatakan ada 28 butir yang harus dipatuhi oleh dokter dan dokter gigi dalam menyelenggarakan praktik kedokteran. Menurut data Majelis Kehormatan Disiplin Kedokteran Indonesia (MKDKI), terdapat 2 (dua) kasus pengaduan dugaan pelanggaran disiplin dokter gigi di Padang. Untuk itu KKI ingin mengetahui masalah dan kendala yang dihadapi oleh dokter dan dokter gigi di kota Padang dalam menjalankan praktik kedokteran.

Pembicara selanjutnya adalah Anggota Divisi Pembinaan Konsil Kedokteran Dra. Indah Suksmaningsih, MPM. Disampaikan materi “Hubungan Kemitraan Dokter dengan Pasien”.    Beliau mengatakan terdapat 4 permasalahan yang dihadapi dalam hubungan dokter - pasien yaitu yang berkaitan dengan product knowledgebusiness processinfrastructure dan human resource.

Ketua Divisi Registrasi Konsil Kedokteran Prof. dr. Wiwien Heru Wiyono, Ph.D, Sp.P (K) menyampaikan materi “Surat Tanda Registrasi Pendidikan”. Sesuai dengan Perkonsil Nomor 21 Tahun 2014 dokter dan dokter gigi  peserta program pendidikan dokter spesialis dan dokter gigi spesialis wajib memiliki STR-P. Tujuannya untuk memberikan kepastian hukum kepada dokter spesialis dan dokter gigi spesialis dalam menjalankan praktik kedokteran ketika sedang melaksanakan program pendidikan  serta untuk melindungi masyarakat penerima layanan. Beliau juga menyampaikan tentang persyaratan dan prosedur untuk memperoleh STR-P.

Materi terakhir disampaikan oleh Ketua Divisi Registrasi Konsil Kedokteran Gigi Prof. drg. Heriandi Sutadi, Sp.KGA, Ph. D tentang “Sistem Pengolahan Data Registrasi Informasi Dokter dan Dokter Gigi secara online”. Beliau mengatakan KKI sudah melakukan  interoperabilitas dengan organisasi profesi yaitu IDI dan PDGI terkait penerbitan sertifikat kompetensi dan penerbitan STR. Interoperabilitas adalah suatu kerja sama pertukaran data tertentu antara KKI, IDI dan PDGI untuk penerbitan STR.

Setelah seluruh rangkaian materi disampaikan, dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab. Pertemuan diakhiri dengan foto bersama.

Dibaca : 3242 kali | Sumber : Humas KKI | File :

Share |

Berita Lainnya

19 Maret 2019 00:00:00
04 Maret 2019 00:00:00
27 Februari 2019 00:00:00
19 Februari 2019 00:00:00