• Informasi : Nomor telepon KKI yang dapat dihubungi adalah 021-31923191 dan 021-31923193. Untuk informasi STR tekan 2, informasi Adaptasi dan Alih Iptek tekan 3, informasi Certificate of Good Standing (CoG) tekan 4, informasi pengaduan dugaan pelanggaran disiplin kedokteran tekan 5, dan untuk operator tekan 0. Informasi terkait STR dokter dan dokter gigi dapat menghubungi nomor whatsapp di 0811 1310 2211 & 0811 1310 2210. Pegawai Sekretariat KKI tidak menerima pemberian gratifikasi berupa apapun - Informasi : Proses STR paling lama 14 (empat belas ) hari kerja sejak berkas disetujui. - Kepada yang terhormat para stakeholder KKI dan peserta Pertemuan Diseminasi Regulasi KKI di Bogor 1 -2 November 2018, kami sampaikan bahwa bahan dan materi dapat diunduh dengan masuk ke menu informasi lalu memilih E-Book. Terima Kasih. •
    + Peta Situs   + Kontak   + Bahasa   Indonesia   English
 
Home » INFORMASI » Berita
 

Kunjungan The Korean Medical Association

27 September 2018 00:00:00


Kunjungan The Korean Medical Association

Konsil Kedokteran Indonesia (KKI) menerima kunjungan The Korean Medical Association (KMA) di kantor KKI pada hari Senin (24/9). Tim KMA berjumlah 10 orang dengan dipimpin oleh Presiden KMA Dr. Deazip CHOI Tujuan kunjungan KMA yaitu ingin mengetahui tentang kebijakan dan regulasi serta medical license karena menganggap KKI sudah berpengalaman dan profesional dalam menangani hal tersebut. KMA berharap dapat belajar banyak dari KKI dan menjadi partnership serta berteman baik dengan KKI. Ketua KKI, Prof. Dr. dr. Bambang Supriyatno, Sp.A (K) dalam sambutannya mengatakan, sangat senang atas kehadiran Presiden KMA Dr. Deazip CHOI beserta tim. Menurut beliau ini merupakan langkah awal  dalam menjalin hubungan yang baik di masa depan.

Prof. Dr. dr. Herkutanto, Sp.F (K), SH, LLM, FACLM menyampaikan tentang tujuan dibentuknya KKI yaitu agar masyarakat terlindungi dan mendapat pelayanan kedokteran dan kedokteran gigi yang bermutu dan berkualitas baik. Selain itu dijelaskan juga tentang tugas dan fungsi KKI, unsur-unsur perwakilan yang ada dalam keanggotaan KKI serta tentang Majelis Kehormatan Disiplin Kedokteran Indonesia (MKDKI) yang merupakan badan otonom dari KKI yang mempunyai tugas menangani pengaduan dugaan pelanggaran disiplin kedokteran. Apabila dokter dan dokter gigi terbukti melakukan pelanggaran disiplin maka STRnya dapat dicabut.

Prof. Dr. dr. Sukman Tulus, Sp.A (K), FACC, FESC memaparkan tentang dasar pembentukan KKI berdasarkan Undang Undang Nomor 29 Tahun 2004 tentang Praktik Kedokteran. Selain itu juga menjelaskan proses seorang dokter/dokter gigi dapat melakukan praktik kedokteran dan regulasi yang berkaitan dengan standardisasi pendidikan kedokteran. Disampaikan pada kesempatan tersebut jumlah dokter dan dokter gigi yang telah teregistrasi di KKI. “Hingga saat ini sudah sebanyak 202.640 dokter dan dokter gigi yang teregistrasi”, kata Prof. Sukman. 

Dalam kesempatan tersebut, terdapat diskusi antara Tim KMA dan KKI.  Tim KMA mengajukan beberapa pertanyaan antara lain menanyakan “bagaimana cara untuk menetapkan suatu regulasi agar dapat disepakati dengan baik oleh semua sektor tanpa konflik?’. Prof.Sukman menjawab bahwa dalam upaya meningkatkan mutu praktik kedokteran perlu dibuat suatu regulasi. Sebelum regulasi dibuat, beberapa sektor kesehatan yang berkaitan dengan praktik kedokteran berkumpul dan berdiskusi membahas hal-hal yang berhubungan dengan masalah yang ditetapkan sampai mencapai suatu kesepakatan, sehingga dengan cara tersebut tidak akan menimbulkan konflik.

Setelah diskusi, acara dilanjutkan dengan saling memberikan cindera mata, foto bersama dan diakhiri dengan peninjauan kegiatan dan sarana prasarana yang ada di KKI.

Dibaca : 6222 kali | Sumber : Humas KKI | File :

Share |

Berita Lainnya


 



KONSIL KEDOKTERAN INDONESIA
Jl. Teuku Cik Ditiro No 6 Gondangdia, Menteng, Jak.Pusat 10350
Telpon : 021-31923193 Fax 021-31923186