• Informasi : Nomor telepon KKI yang dapat dihubungi adalah 021-31923198. Untuk informasi STR tekan 2, informasi Adaptasi dan Alih Iptek tekan 3, informasi Certificate of Good Standing (CoG) tekan 4, informasi pengaduan dugaan pelanggaran disiplin kedokteran tekan 5, dan untuk operator tekan 0. Informasi terkait STR dokter dan dokter gigi dapat menghubungi nomor whatsapp di 0811 1310 2211 & 0811 1310 2210. Pegawai Sekretariat KKI tidak menerima pemberian gratifikasi berupa apapun - Informasi : Proses STR paling lama 14 (empat belas ) hari kerja sejak berkas disetujui. Terima Kasih. •

Rekomendasi Standar Pengunaan Alat Pelindung Diri (APD) untuk penanganan Covid-19 di Indonesia

08 April 2020 00:00:00 , Berita Utama

Rekomendasi Standar Pengunaan Alat Pelindung Diri (APD) untuk penanganan Covid-19 di Indonesia

 







Rekomendasi Standar Pengunaan Alat Pelindung Diri (APD) untuk penanganan Covid-19 di Indonesia

08 April 2020 00:00:00 , Berita Utama

Rekomendasi Standar Pengunaan Alat Pelindung Diri (APD) untuk penanganan Covid-19 di Indonesia


Masyakarat Wajib Menggunakan Masker

08 April 2020 00:00:00 , Berita Utama

Masyakarat Wajib Menggunakan Masker


Keputusan Konsil Kedokteran Indonesia Nomor 18/KKI/KEP/III/2020 tentang Kewenangan Dokter Penanggung Jawab Penanganan Pasien di Fasilitas Pelayanan Kesehatan Pada Masa Darurat Bencana Wabah Penyakit Akibat Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) di Indonesia

02 April 2020 00:00:00 , Berita Utama

Keputusan Konsil Kedokteran Indonesia Nomor 18/KKI/KEP/III/2020 tentang Kewenangan Dokter Penanggung Jawab Penanganan Pasien di Fasilitas Pelayanan Kesehatan Pada Masa Darurat Bencana Wabah Penyakit Akibat Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) di


Surat Edaran Nomor HK.02.03/4/KKI/III/0950/2020

02 April 2020 00:00:00 , Berita Utama

Surat Edaran Nomor HK.02.03/4/KKI/III/0950/2020 tentang Peningkatan Kesiapsiagaan Dokter dan Dokter Gigi Dalam Penanganan Pasien di Fasilitas Pelayanan Kesehatan Pada Masa Darurat Bencana Wabah Penyakit Akibat Corona Virus Disease 2019 (COVID-19)